
Para petani merasa sedikit lega dikarenakan lahan pertanian milik mereka yang selama ini tidak bisa teraliri air yang di sebabkan irigasi tersumbat akibat banjir lahar dingin semeru beberapa waktu yang lalu akan mendapatkan bantuan sumur bor di 4 titik yang berada di Dusun Glendang petung Desa Gondoruso.
Dalam sambutanya camat pasirian bahwa wilayah yang dilanda banjir bandang atau luapan sungai yang membawa material lumpur dan pasir dalam jumlah yang sangat besar. Dampaknya sangat terasa, salah satunya adalah saluran irigasi primer dan sekunder kini tertimbun dan tertutup tebal oleh endapan pasir.
Akibatnya, aliran air sama sekali tidak bisa mengalir. Saluran yang seharusnya menjadi nadi kehidupan para petani kini mati total. Saya sangat memahami kekhawatiran Bapak/Ibu petani, karena jika air tidak segera masuk ke sawah, maka gagal panen akan mengancam kita semua.
Melihat kondisi yang cukup parah ini, penanganannya tidak bisa dilakukan secara parsial atau hanya mengandalkan gotong royong biasa, karena volume pasir yang menimbun sangat banyak dan berat.
Oleh karena itu, melalui pertemuan ini, meminta perhatian khusus dan langkah cepat, camat akan berkordinasi dengan Pemerintah Desa dan Masyarakat untuk membantu penyudetan irigasi yang tersumbat agar bisa teraliri air sementara waktu sebelum proses bantuan sumur bor dilaksanakan.
ADMA TEGUH PAMBUDI Camat Pasirian juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan akan terus mendorong dan mengawal aspirasi ini agar penanganan segera turun. Kita tidak boleh menyerah, kita harus berjuang agar lahan pertanian kita bisa kembali produktif.